cari cari ...

Wednesday, October 6, 2010

Hasyim: Moral Security SBY Tak Terjamin

Jakarta, CyberNews. Sekjen International Conference Islamic Scholar (ICIS) KH Hasyim Muzadi mengatakan, pembatalan kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Belanda sehubungan dengan gerakan sparatis RMS di Belanda sudah benar .

"Karena sekalipun pemerintah Belanda menjamin keamanan dalam arti "fisical scurity" tapi "moral scurity" tidak terjamin," ujar mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Jakarta Rabu (6/10).

Kepala Negara, menurutnya, tidak boleh dipertaruhkan di luar negeri. "Ini bukan masalah pro kontra SBY, saya sendiri sering kritis, namun kali ini adalah masalah nasionalisme," tambahnya.


Pada saat muktamar 32 di Makasar, Kiai Hasyim selaku Ketua Umum PBNU, sekaligus sebagai penanggungjawab muktamar dia mengumpulkan dan menyerukan masyarakat radikal Makassar agar tidak melakukan demo saat Presiden SBY membuka acara tersebut.

"Karena ratusan mufti seluruh dunia ada di muktamar NU . Kalau ada demo nama umat Islam Indonesia akan rusak di dunia Islam Internasional . Ini adalah nasionalisme," tuturnya.

ICIS, lanjut Hasyim, pernah membela Presiden Sudan yang diperlakukan tidak adil oleh Mahkamah Kriminal Internasional karena masalah dalam negeri Sudan ( Darfur/Sudan Selatan) yang dianggap melanggar HAM dengan tuduhan genoside.

"Alhamdulillah selamat sampai sekarang . Masalah di Belanda adalah masalah nasionalisme . Kita harus mencegah orang Indonesia yang suka membawa masalah bangsanya sendiri ke bangsa lain," tandas Hasyim Muzadi. www.suaramerdeka.com

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More