cari cari ...

Showing posts with label afganistan. Show all posts
Showing posts with label afganistan. Show all posts

Thursday, November 18, 2010

Dalam 24 Jam, 11 Tentara Pasukan Asing Tewas di Afghanistan

Sebelas tentara yang beroperasi di bawah pasukan Keamanan Internasional pimpinan AS (ISAF) telah tewas di Afghanistan timur dan selatan selama 24 jam terakhir.

Empat tentara tewas hari Ahad kemarin (14/11) dalam apa yang disebut NATO sebagai serangan Taliban di timur negara itu yang bergejolak.

Dan tujuh pasukan pimpinan Amerika tewas hari Sabtu juga dalam serangan bom di Afghanistan selatan.

Kebangsaan para prajurit atau lokasi yang tepat dari serangan belum diungkapkan, namun tentara AS membuat sebagian besar pasukan asing yang ditempatkan di timur dan selatan Afghanistan.

Juga pada Sabtu, Taliban menyerang sebuah pangkalan militer AS di timur kota Jalalabad, kemudian mengklaim telah menewaskan puluhan tentara Amerika dan Afghanistan selama serangan itu.

Setidaknya 641 tentara asing kehilangan nyawa mereka di Afghanistan sejauh ini, membuat 2010 tahun paling mematikan bagi pasukan pimpinan AS sejak invasi 2001 di negeri ini. eramuslim.com

Tuesday, November 9, 2010

Obama Go Home!

Presiden AS Barack Obama tiba di Indonesia (9/11) disambut ratusan pengunjuk rasa yang berkumpul mengutuk kunjungannya. Warga berkumpul di luar kedutaan besar AS di ibukota Indonesia, Jakarta selama empat hari berturut-turut dalam rangka menentang kunjungan Obama.

Para pengunjuk rasa membakar bendera AS dan menyeru kepada pemerintah Indonesia untuk menegakkan martabat negara dan berhenti tunduk pada kebijakan luar negeri pemerintah AS. "Pemerintah Indonesia tampaknya sudah mati karena selalu menunduk di hadapan kebijakan-kebijakan AS," kata salah satu demonstran kepada kantor berita Cina, Xinhua (9/11).

Para demonstran juga menyeru pemerintah untuk menolak Presiden AS yang disebut sebagai seorang "kolonialis baru," seraya menekankan bahwa mereka percaya rencana Obama untuk meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral akan merugikan Indonesia.
Obama, dalam tur Asianya selama 10 hari, meninggalkan New Delhi, India, menuju Jakarta.
Presiden AS juga menghadapi protes serupa di India, ketika ia mengumumkan bahwa transaksi perdagangan bilateral senilai 10 miliar dolar untuk meningkatkan perekonomian AS yang lesu dan menciptakan lebih dari 50.000 lapangan pekerjaan bagi warga Amerika.
Obama dikritik keras karena kunjungannya ke India yang telah menelan biaya 200 juta dolar perharinya di tengah kesulitan ekonomi negaranya saat ini.
Keputusan Obama untuk tinggal selama tiga hari di India juga dikecam banyak pihak.indonesian.irib.ir

Setelah Afghanistan dan Irak, Iran Target Utama AS

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan kehadiran Amerika di Irak dan Afghanistan membuktikan kebenaran bahwa AS adalah kekuatan destruktif di dunia.
Sebagaimana dilaporkan Farsnews, Ahmadinejad mengungkapkan, Gedung Putih mengucurkan jutaan dolar untuk membiayai perang yang disulutnya sendiri di Afghanistan dan Irak. 

"Namun, kedua perang itu justru menjadi bumerang bagi AS, " tutur Ahmadinejad.
"Sepuluh tahun yang lalu, mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush memutuskan untuk menduduki Afghanistan dan Irak melalui propaganda dan konspirasi. Dan target berikutnya adalah Iran," demikian Ahmadinejad menegaskan. 

Ahmadinejad menilai sanksi sebagai upaya musuh untuk menghambat kemajuan bangsa Iran.
Pada bulan Juni lalu, Dewan Keamanan PBB mengadopsi putaran keempat sanksi atas Tehran di bawah tekanan kuat AS, dan mengklaim program nuklir Iran berpotensi diarahkan untuk aplikasi militer.

Tak lama setelah penerapan sanksi PBB, Amerika Serikat, yang memiliki dan menggunakan senjata nuklir di masa lalu, dalam sebuah langkah yang bermotif politik memberlakukan sanksi tambahan terhadap Republik Islam Iran, yang tidak memiliki senjata nuklir, guna menjegal pengembangan teknologi nuklir sipil.

AS kemudian menekan Jepang, Kanada, dan Australia untuk memberikan sanksi sepihak terhadap Republik Islam Iran, terutama mengenai investasi sektor industri energi.
Sebagai anggota dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT), Iran berhak memiliki untuk menggunakan energi nuklir untuk pembangkit listrik dan penelitian medis.

"Kini, sanksi telah berubah menjadi peluang bersejarah," kata Ahmadinejad.
Total nilai ekspor Iran mencapai $14,448 milyar yang menunjukkan peningkatan 23 persen dibandingkan tahun lalu. Ahmadinejad menegaskan, "Setiap langkah positif di Iran meningkatkan kebencian musuh-musuh kemanusiaan, namun menciptakan peluang bagi kemajuan dan perkembangan negara lain."(IRIB/PressTV/IRNA/PH) indonesian.irib.ir

Thursday, October 14, 2010

Kurang dari 48 Jam Sembilan Tentara NATO Tewas di Afghanistan

NATO hari Kamis ini (14/10) menyatakan bahwa tiga tentara asing dari aliansi pasukan keamanan internasional (ISAF) telah tewas dalam serangan bom di Afghanistan barat, dan insiden ini membawa korban menjadi sembilan orang tewas dalam waktu kurang dari 48 jam, daru gelombang serangan gencar yang dipimpin oleh Taliban.

Namun seperti biasa dalam laporannya NATO tidak merinci lebih lanjut identitas para tentara yang tewas dan lokasi tepat serangan terjadi. Akan tetapi menurut laporan, pasukan dari Amerika Serikat, Italia, Spanyol dan Lithuania yang banyak ditempatkan di wilayah Afghanistan barat di mana serangan tersebut terjadi.

Setidaknya 35 tentara dari pasukan internasional di Afghanistan tewas sejak awal bulan ini, menurut laporan yang diumumkan oleh kantor berita Reuters.

Satu hari sebelumnya hari rabu kemarin, enam tentara NATO tewas dalam serangan terpisah di Afghanistan dan kesemuanya tentara dari Amerika, menurut pejabat militer AS mengatakan kepada media.

Korban tewas di antara pasukan asing sudah mencapai 581 orang sejak awal tahun 2010, yang merupakan tahun paling berdarah bagi pasukan pendudukan selama sembilan tahun perang. Dan mayoritas kematian tersebut hanya karena bom rakitan yang ditanam oleh Taliban di jalan.(fq/imo) www.eramuslim.com

Kurang dari 48 Jam Sembilan Tentara NATO Tewas di Afghanistan

NATO hari Kamis ini (14/10) menyatakan bahwa tiga tentara asing dari aliansi pasukan keamanan internasional (ISAF) telah tewas dalam serangan bom di Afghanistan barat, dan insiden ini membawa korban menjadi sembilan orang tewas dalam waktu kurang dari 48 jam, daru gelombang serangan gencar yang dipimpin oleh Taliban.

Namun seperti biasa dalam laporannya NATO tidak merinci lebih lanjut identitas para tentara yang tewas dan lokasi tepat serangan terjadi. Akan tetapi menurut laporan, pasukan dari Amerika Serikat, Italia, Spanyol dan Lithuania yang banyak ditempatkan di wilayah Afghanistan barat di mana serangan tersebut terjadi.

Setidaknya 35 tentara dari pasukan internasional di Afghanistan tewas sejak awal bulan ini, menurut laporan yang diumumkan oleh kantor berita Reuters.

Satu hari sebelumnya hari rabu kemarin, enam tentara NATO tewas dalam serangan terpisah di Afghanistan dan kesemuanya tentara dari Amerika, menurut pejabat militer AS mengatakan kepada media.

Korban tewas di antara pasukan asing sudah mencapai 581 orang sejak awal tahun 2010, yang merupakan tahun paling berdarah bagi pasukan pendudukan selama sembilan tahun perang. Dan mayoritas kematian tersebut hanya karena bom rakitan yang ditanam oleh Taliban di jalan.(fq/imo) www.eramuslim.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More